Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi ekonomi pedesaan melalui digitalisasi, khususnya dalam pemanfaatan media sosial oleh pelaku usaha desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk memahami pengalaman dan makna yang dibangun oleh pelaku usaha dalam menggunakan media sosial sebagai sarana ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku usaha desa yang telah menggunakan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook dalam aktivitas usahanya. Pemilihan informan dilakukan secara purposive, dengan mempertimbangkan pengalaman dalam memanfaatkan media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama dari pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai pemicu awal transformasi ekonomi pedesaan, terutama dalam memperluas jangkauan pasar dan mengubah pola interaksi dengan konsumen. Namun, pemanfaatan media sosial masih bersifat sederhana dan belum optimal, karena keterbatasan literasi digital dan sumber daya. Selain itu, penggunaan media sosial juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial serta pengalaman individu, sehingga menghasilkan pemaknaan yang beragam di kalangan pelaku usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi ekonomi pedesaan melalui digitalisasi tidak hanya merupakan perubahan teknologi, tetapi juga merupakan proses sosial dan pengalaman subjektif yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital serta dukungan lingkungan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial oleh pelaku usaha desa
Copyrights © 2026