Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh digitalisasi layanan terhadap efisiensi kerja dan kualitas pelayanan karyawan di Fave Hotel. Di era Revolusi Industri 4.0, digitalisasi menjadi pilar utama dalam mempertahankan daya saing, namun efektivitasnya sering kali terhambat oleh kesiapan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Populasi yang ditetapkan adalah seluruh karyawan Fave Hotel yang terlibat langsung dalam pelayanan tamu. Dari populasi tersebut, dipilih 30 responden sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 15 pernyataan yang dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap efisiensi kerja karyawan (p-value 0,077), sehingga hipotesis pertama ditolak. Fenomena ini mencerminkan adanya paradoks produktivitas yang dipengaruhi oleh faktor hambatan seperti literasi digital dan technostress. Sebaliknya, digitalisasi layanan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan (p-value 0,007), yang memperkuat dimensi teknis seperti kecepatan respons dan ketepatan informasi kepada tamu. Implikasi manajerial dari temuan ini adalah transformasi digital tidak boleh hanya bersifat teknosentris, melainkan harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas SDM untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi teknis dan sentuhan keramahtamahan manusiawi.
Copyrights © 2026