Discrepancy atau selisih jumlah impresi antara demand-side platform (DSP) milik agensi dan ad server milik publisher merupakan masalah umum dalam ekosistem periklanan programmatik. Penelitian ini mengajukan formula baru yang dinamakan Bram Bravo Formula untuk menghitung biaya riil iklan (real CPM) berdasarkan data impresi dari sisi publisher. Formula ini juga menghasilkan Bram Bravo Index (BBI) dan Ad Spend Waste (ASW) sebagai metrik kuantitatif kerugian akibat discrepancy. Berbeda dengan pendekatan konvensional yang hanya mengandalkan laporan agensi, formula yang diusulkan memberikan transparansi harga real dan alat negosiasi antara pengiklan, agensi, dan publisher. Validasi dilakukan dengan data simulasi tiga skenario discrepancy (5%, 15%, 30%). Hasil menunjukkan bahwa ASW dapat mencapai hingga 30% dari total anggaran ketika discrepancy tidak dikoreksi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur programmatic advertising dengan menyediakan metrik standar yang mudah diadopsi oleh praktisi.
Copyrights © 2026