Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana asumsi teori keagenan mampu menjelaskan hubungan antara asimetri informasi, manajemen laba, dan leverage terhadap biaya modal ekuitas. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menganalisis data dan pengambilan sampel bertujuan untuk memilih partisipan berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa biaya modal ekuitas tidak dipengaruhi secara signifikan oleh asimetri informasi, manajemen laba, dan leverage. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini mendukung keterbatasan penerapan teori agensi dan mengisyaratkan adanya potensi perubahan dalam perilaku investor, di mana investor menjadi kurang sensitif terhadap karakteristik internal perusahaan saat menentukan tingkat pengembalian yang dibutuhkan. This study aims to evaluate the extent to which the assumptions of agency theory can explain the relationship between information asymmetry, earnings management, and leverage on the cost of equity. This study uses multiple linear regression analysis to analyze the data, and the sampling aims to select participants based on specific criteria. The data used are secondary data collected from the annual financial reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The findings of this study indicate that the cost of equity capital is not significantly influenced by information asymmetry, earnings management, and leverage. These results suggest that this study supports the limitations of applying agency theory and implies a potential shift in investor behavior, wherein investors become less sensitive to a company’s internal characteristics when determining the required rate of return.
Copyrights © 2026