Kompensasi dan benefit merupakan faktor penting dalam manajemen sumber daya manusia yang berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Namun, dalam praktiknya masih banyak organisasi yang belum mampu mengelola sistem kompensasi dan benefit secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya kepuasan kerja, motivasi, dan loyalitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kompensasi dan benefit dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) (Sugiyono, 2019). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, buku akademik, dan publikasi terkait manajemen sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kompensasi yang adil, kompetitif, dan transparan serta pemberian benefit yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dapat meningkatkan kepuasan kerja, motivasi, dan produktivitas karyawan (Dessler, 2017; Armstrong & Taylor, 2020) . Sebaliknya, ketidaksesuaian kompensasi dan benefit dapat menimbulkan ketidakpuasan kerja yang berdampak pada tingginya tingkat turnover karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu merancang sistem kompensasi dan benefit yang strategis, berkeadilan, serta disesuaikan dengan kondisi organisasi dan kebutuhan karyawan guna mencapai kinerja yang optimal.
Copyrights © 2026