Riset ini diorientasikan guna membedah dampak promosi gratis ongkos kirim, gaya hidup, serta media sosial terhadap perilaku impulsive buying pada generasi Z pengguna Shopee di Yogyakarta. Pemilihan generasi Z sebagai subjek didasarkan pada karakteristik mereka sebagai kelompok yang dominan pada aktivitas digital serta memiliki kecenderungan kuat berbelanja secara daring. Metodologi yang diterapkan ialah pendekatan kuantitatif melalui teknik penghimpunan data menggunakan kuesioner kepada 200 responden. Proses pengolahan data mendayagunakan analisis regresi linier berganda melalui dukungan piranti lunak SPSS versi 26. Temuan penelitian membuktikan bahwa secara parsial, variabel promosi gratis ongkir, gaya hidup, serta media sosial memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap pembelian impulsif. Realitas tersebut mengindikasikan bahwa aksesibilitas belanja, dinamika gaya hidup digital, serta intensitas interaksi di media sosial memicu generasi Z melakukan transaksi spontan tanpa perencanaan awal.
Copyrights © 2026