Pariwisata syariah hadir sebagai alternatif wisata yang mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim dengan memberikan kenyamanan dalam menjalankan ajaran agama selama berwisata. Namun, untuk dapat mengembangkan potensi wisata syariah secara maksimal, diperlukan manajemen keuangan yang baik dan berkelanjutan. Manajemen keuangan berperan penting dalam mengelola sumber daya yang tersedia, mulai dari perencanaan anggaran, pengalokasian dana, hingga pengawasan penggunaan dana dalam pengembangan fasilitas wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa pengembangan potensi pariwisata syariah di Gunung Budeg Tulungagung memiliki peluang yang besar, baik dari segi budaya, spiritual, maupun keindahan alamnya. Namun, pengelolaan keuangan yang masih bersifat sederhana.
Copyrights © 2025