Kepatuhan wajib pajak merupakan tantangan utama dalam sistem perpajakan self-assessment di Indonesia, di mana faktor psikologis individu memegang peranan penting dalam keputusan untuk patuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontrol perilaku terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) di KPP Pratama Mojokerto dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap wajib pajak dan petugas pajak, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol perilaku, yang direpresentasikan melalui persepsi kemudahan akses layanan digital (e-filing) dan pemahaman regulasi, memiliki pengaruh signifikan terhadap niat patuh wajib pajak. Namun, ditemukan hambatan berupa kerumitan aturan teknis dan kendala literasi digital pada sebagian wajib pajak di Mojokerto yang menurunkan efikasi diri.
Copyrights © 2026