Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi dalam mentransformasi standar profesionalisme dan meningkatkan akuntabilitas karyawan di lingkungan organisasi. Di tengah pergeseran paradigma manajemen sumber daya manusia modern, sistem penilaian tradisional yang hanya berorientasi pada hasil akhir (output) dinilai kurang mampu memetakan kapasitas rill individu secara holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang mengintegrasikan berbagai literatur ilmiah, jurnal manajemen SDM, dan teori organisasi terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan parameter kompetensi yang mencakup pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) berhasil menggeser fokus evaluasi menuju proses perilaku kerja yang lebih terukur. Kejelasan ekspektasi peran melalui kamus kompetensi terbukti mampu mereduksi subjektivitas penilai dan meningkatkan persepsi keadilan organisasional. Hal ini mendorong internalisasi nilai-nilai profesionalisme sebagai bentuk komitmen mandiri karyawan untuk mencapai keunggulan (excellence) demi keberlanjutan karier.
Copyrights © 2026