Jalan adalah suatu infrastruktur yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, karena jalan merupakan penghubung suatu daerah kedaerah lainnya, serta meningkatkan kegiatan sosialisasi ekonomi masyarakat. Seperti pada jalan Bungo Tanjung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Indonesia yang digunakan masyarakat setempat untuk menuju lahan pertaniannya. Dimana kondisi jalan pada daerah tersebut masih berbentuk jalan setapak yang akan menyulitkan warga setempat untuk mengangkut hasil pertaniannya. Untuk itu dalam rangka penyelesaian permasalahan tersebut, maka diperlukan perencanaan pembangunan pada jalan Nagari Bungo Tanjung sepanjang 1.700 m dan lebar 4 m guna menunjang kehidupan masyarakat Kabupaten Tanah Datar, dimana jalan ini merupakan akses utama masyarakat sekitar untuk menuju lahan pertanian. Pengambilan judul ini bertujuan untuk menghitung tebal perkerasan lentur dengan menggunakan metode Analisis Komponen dan Metode Desain Perkerasan Jalan 2017 serta RABnya. Perhitungan untuk perkerasan jalan ini diawali dengan menghitung lalu lintas kendaraan dan menghitung tebal perkerasan untuk masing-masing metode. Untuk Metode Analisis Komponen didapat lapisan Laston 5 cm, batu pecah kelas A 20 cm dan sirtu kelas B 10 mm dengan RAB sebesar Rp 1.163.133.269.60. metode Desain Perkerasan Jalan 2017 didapat lapisan AC WC 4 cm, AC BC 6 cm, AC Base 10,5 cm dan LFA kelas A 30 cm dengan RAB sebesar Rp 3.102.023.338,22.Kata Kunci: Perkerasan lentur, metode analisa komponen, MDPJ 2017, RAB.
Copyrights © 2026