Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu
Vol 20 No 2 (2022): Tampung Penyang

Upacara Bamula Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan

Linda Linda (UHN IGB Sugriwa)
I Gst Ngr Pertu Agung (UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar)
I Gusti Ketut Indra Pranata Darma (UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Kalimantan Selatan menyimpan permata untuk dikagumi. Kalimantan Selatan juga dikenal sebagai Suku Dayak Meratus yang sangat menjunjung tinggi tradisi leluhur salah satunya Suku Dayak Kaharingan, Bentuk adat atau upacara adat pada suku Dayak Hindu Kaharingan tidak sama dengan pada agama Hindu di Jawa atau Bali. Hal ini dikarenakan Hindu Kaharingan memiliki identitas dan sejarah yang berbeda jika ditelaah dari adat, tradisi dan budaya. Salah satu bentuk pengembangan wisata budaya adalah Upacara Bamula di Desa Ajung, upacara ini bertujuan sebagai ucapan terima kasih kepada Bahatara Sri yang telah memberikan limpahan dalam bertani. Selain fungsi sakralnya, upacara ini juga sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan lokal karena memiliki dua fakta yang bertolak belakang, yaitu kegiatan ritual sakral dan minimnya komunikasi antar generasi. Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka peneliti merumuskan 3 masalah yaitu (1) Bagaimana Prosesi Upacara Bamula? (2) Bagaimana Bentuk Upacara Bamula ?(3) Bagaimana Dampak dari Upacara Bamula ?. Permasalahan di atas dikaji dengan beberapa teori. Teori yang digunakan adalah teori religi, komodifikasi dan dampak pariwisata. Selain itu, beberapa metode yang digunakan untuk memperoleh data yaitu metode observasi, wawancara dan studi pustaka dan diuraikan dengan metode deskriptif, sehingga diperoleh kesimpulan yang komprehensif. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) pelaksanaan Upacara Bamula yang, a) tempat upacara disebut Balai, b) sasaji upacara terdiri dari kemenyan, nasi hanyar (baru), ayam bakar, lamang, ketupat, cucur, gayam, pais, nasi lamak, telur ayam, suling, sumur habang, sumur hijau, sumur kuning, pisaat, buah-buahan, dan tumbuhan, c) Pemimpin dalam pelaksanaan upacara disebut Balian. Rangkaian pelaksanaan Upacara Bamula terdiri dari musyawarah, mangayu, membeli makanan, membuat sesaji, acara inti, dan penutupan. Bentuk Upacara Bamula sebagai paket wisata budaya di Desa Ajung terdiri dari a) Proses Produksi b) Proses Distribusi c) Proses Konsumsi. (3) Dampak Upacara Bamula terdiri dari a) Dampak ekonomi b) Dampak sosial budaya c) Dampak lingkungan Kata kunci: Upacara Bamula, Daya Tarik Wisata, Budaya

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

tampung-penyang

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel konseptual dan artikel penelitian terkait dengan ilmu Agama Hindu dan Budaya Hindu yang diterbitkan oleh Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka ...