Sistem pendukung keputusan (SPK) telah menjadi komponen penting dalam pengelolaan kesejahteraan di berbagai daerah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan untuk memfasilitasi proses pemilihan penerima kesejahteraan di desa Dalan Naman. Metode Simple Additive Weighting (SAW) digunakan sebagai pendekatan untuk menghitung skor kelayakan dari masing-masing pemohon penerima manfaat. Dalam studi ini, data mengenai kriteria kelayakan penerima manfaat dikumpulkan dan dianalisis. Kriteria tersebut mencakup faktor-faktor seperti tingkat pendapatan, jumlah tanggungan, usia dan status kesehatan. Setiap kriteria diberi bobot relatif sesuai dengan kepentingannya dalam proses seleksi. Bobot ini digunakan dalam perhitungan SAW untuk menghasilkan skor akhir bagi setiap calon penerima manfaat. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan dapat membuat rekomendasi yang lebih akurat dan efektif untuk penerima kesejahteraan masa depan. Proses seleksi yang dulu memakan waktu dan pekerjaan manual intensif kini dapat dilakukan lebih cepat dan konsisten. Selain itu, pendekatan SAW juga dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks pengambilan keputusan yang serupa di berbagai wilayah dan sektor.
Copyrights © 2025