Model kamera fisheye digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi visi komputer karena kemampuannya menangkap sudut pandang yang sangat lebar. Namun, proses kalibrasi kamera menjadi lebih kompleks karena distorsi non-linear yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perubahan pada parameter kalibrasi intrinsik, seperti panjang fokus, titik pusat, dan koefisien distorsi, memengaruhi hasil proyeksi citra pada model kamera fisheye. Metode yang digunakan meliputi proses kalibrasi menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka OpenCV, diikuti oleh simulasi perubahan parameter dan evaluasi visual terhadap proyeksi citra. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa variasi kecil pada parameter kalibrasi dapat menyebabkan pergeseran dan distorsi proyeksi yang nyata, terutama di area pinggiran gambar. Temuan ini menegaskan bahwa model kamera fisheye sangat sensitif terhadap akurasi parameter kalibrasi, sehingga diperlukan perhatian khusus dalam proses kalibrasi. Kesimpulannya, pemahaman mendalam terhadap dampak setiap parameter dapat meningkatkan keandalan sistem pengolahan citra berbasis kamera fisheye.
Copyrights © 2025