X bergerak di bidang petrokimia dan energi, dengan pompa sentrifugal sebagai alat vital untuk mendistribusikan fluida. Namun, pompa ini sering mengalami kegagalan mendadak dan downtime yang tinggi, sehingga mengganggu proses produksi. Dalam penelitian ini akan dilakukan perencanaan perawatan pompa sentrifugal di PT. X menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Reliability Centered Spares (RCS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan komponen kritis, perhitungan parkir komponen, penjadwalan perawatan, SOP perawatan, biaya perawatan, dan perencanaan penyediaan suku cadang. Hasil dari penelitian terdapat empat komponen kritis berdasarkan nilai RPN, yaitu Mechanical Seal (315), Bearing (240),Lube Oil (168) , dan Impeller (120). Perhitungannya menggunakan distribusi weibull dengan hasil nilai parameter bentuk (β) dan parameter skala (θ). Maka diperoleh nilai akustik pada nilai 0,5 dan dilakukan replace ketika (t) Mechanical Seal (6.336 jam), Bearing (11.160 Jam), Lube Oil (4.440 Jam), dan Impeller (16.032 Jam). Berdasarkan nilai diam, ditentukan interval perawatan dua minggu berdasarkan awal penurunan nilai R(t), tiga bulan berdasarkan penurunan nilai R(t) 80-90%, enam bulan berdasarkan penurunan nilai R(t) 70-80%, dan overhaul ketika pompa beroperasi selama dua tahun pengoperasian. SOP perawatan disusun berdasarkan standar tiap komponen dengan mempertimbangkan alat, bahan, dan persyaratan kerja terkait. Hasil estimasi biaya perawatan selama dua tahun pada satu pompa yang bekerja selama 24 jam adalah Rp 65.068.606,00. Berdasarkan perhitungan RCS diperoleh penyediaan suku cadang komponen kritis dalam dua tahun yaitu, Mechanical seal sebanyak 3 unit, Bearing sebanyak 3 unit, Lube oil sebanyak 100L atau 1 drum, dan Impeller sebanyak 2 unit.
Copyrights © 2025