Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis knalpot terhadap torsi dan daya pada mesin sepeda motor yang telah mengalami bore up menjadi 200 cc. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana variasi desain dan konstruksi knalpot memengaruhi performa mesin, khususnya dalam menghasilkan tenaga dan torsi optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan beberapa jenis knalpot, yaitu knalpot standar, racing, dan free flow, menggunakan dynamometer untuk mengukur hasil torsi dan daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan knalpot racing menghasilkan peningkatan daya dan torsi yang signifikan dibandingkan knalpot standar, sedangkan knalpot free flow memberikan peningkatan yang lebih kecil tetapi stabil pada putaran mesin tinggi. Sintesis hasil menunjukkan bahwa desain knalpot dengan hambatan gas buang rendah dan resonansi optimal mampu meningkatkan efisiensi volumetrik mesin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan jenis knalpot sangat berpengaruh terhadap performa mesin bore up, sehingga penting untuk disesuaikan dengan kebutuhan performa dan efisiensi bahan bakar.
Copyrights © 2025