Limbah plastik High-Density Polyethylene (HDPE) menjadi permasalahan lingkungan serius akibat sifatnya yang non-biodegradable dan tingkat penggunaannya yang tinggi. Salah satu solusi yang berpotensi diterapkan adalah konversi limbah plastik menjadi bahan bakar cair melalui proses pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur pirolisis terhadap karakteristik pembakaran minyak pirolisis HDPE, khususnya laju dan durasi pembakaran. Proses pirolisis dilakukan pada temperatur 250 °C, 350 °C, dan 450 °C dalam kondisi tanpa oksigen. Minyak pirolisis yang dihasilkan kemudian diuji karakteristik pembakarannya melalui pengukuran laju nyala api dan lama waktu pembakaran hingga bahan bakar habis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur pirolisis menyebabkan peningkatan durasi pembakaran minyak pirolisis. Minyak hasil pirolisis pada suhu 450 °C memiliki waktu pembakaran terpanjang sebesar 39,21 s, diikuti oleh suhu 350 °C sebesar 36,68 s, dan suhu 250 °C sebesar 32,23 s. Dengan demikian, temperatur pirolisis berpengaruh signifikan terhadap performa pembakaran minyak pirolisis HDPE, serta menegaskan potensi pirolisis sebagai solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah plastik dan penyediaan bahan bakar alternatif.
Copyrights © 2026