Abstrak: Aplikasi "Malang Mbois" merupakan media digital strategis untuk branding dan promosi potensi wisata, kuliner, budaya, serta layanan publik di Kota Malang. Namun, berdasarkan observasi awal, aplikasi ini memiliki permasalahan pada antarmuka yang tidak konsisten, navigasi yang kurang intuitif, dan penyajian informasi yang kurang terorganisir, sehingga menurunkan kualitas pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang (re-design) antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi tersebut menggunakan metode User Centered Design (UCD). Metode UCD diterapkan melalui tahapan pemahaman konteks penggunaan, spesifikasi kebutuhan pengguna, perancangan solusi desain, dan evaluasi. Pengumpulan data kebutuhan pengguna dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil perancangan berupa prototipe high-fidelity dievaluasi menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dan Questionnaire for User Interface Satisfaction (QUIS). Hasil evaluasi UEQ menunjukkan respon positif dengan nilai tertinggi pada aspek Stimulasi (1,62) dan Efisiensi (1,60) dengan kategori Good. Sementara itu, evaluasi QUIS menghasilkan skor rata-rata keseluruhan (Grand Mean) sebesar 4,21 yang masuk dalam kategori "Sangat Setuju", dengan indikator tampilan layar (Screen) memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,27. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan UCD efektif menghasilkan rancangan aplikasi yang lebih modern, terorganisir, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2026