JURNAL TAMALANREA : Media Inspirasi Karya Mahasiswa
VOLUME 2 NOMOR 1, JUNI 2018

Tempurung kemiri sebagai bahan baku briket menggunakan tungku aluminium

muhardi jaya (Hasanuddin university)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2018

Abstract

Salah satu energi terbarukan yang perlu mendapatkan perhatian untuk dikembangkan adalah biomassa. Biomassa adalah suatu limbah padat yang bisa dimanfaatkan lagi sebagai sumber bahan bakar. Salah satu jenis potensi biomassa yang belum tergarap adalah limbah cangkang kemiri. Luas hutan kemiri yang dikelolah yakni 9.299 Ha dengan produksi ± 3.675,40 ton/tahun, dari total keseluruhan produksi kemiri di indonesia sebesar 79.137 ton/tahun. Estimasi jumlah limbah tempurung kemiri pada Kabupaten Maros pada tahun 2015 mencapai 79.137 ton/tahun. Limbah tempurung kemiri pada umumnya belum banyak dimanfaatkan atau dikelolah untuk menambah nilai jualnya di pasaran. 70% kandungan tempurung pada buah kemiri selama ini hanya menjadi limbah yang belum sama sekali dimanfaatkan Inovasi dibutuhkan dalam pengelolaan limbah tempurung kemiri. Dalam rangka memaksimalkan peningkatan nilai ekonomis tanaman kemiri maka perlu diverifikasi menjadi produk yang nilai ekonominya tinggi dengan cara memanfaatkan tempurung kemiri sebagai bahan utama pembuatan briket. Tempurung kemiri mengandung holoselulosa 49,22% dan lignin 54,46%. Kandungan lignin yang tinggi berpotensi untuk dibuat arang yang menghasilkan nilai kalor yang tinggi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jt

Publisher

Subject

Computer Science & IT Environmental Science Public Health

Description

HSJ menerima publikasi berupa naskah penelitian, review artikel, dan editorial dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini sebaiknya masuk dalam lingkup jurnal diantaranya kesehatan, pangan, dan gizi; seni, budaya, dan industri kreatif; perubahan iklim, ...