Pendahuluan: Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat di Indonesia, yang dapat dikaitkan dengan perubahan gaya hidup modern dan stres. Yoga, sebagai pendekatan non-farmakologis, menjanjikan untuk pengelolaan hipertensi secara terintegrasi dengan konsep Tri Hita Karana, yang berfokus pada harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Studi ini bertujuan untuk meneliti efektivitas yoga dalam mengendalikan tekanan darah pada pasien hipertensi, dari perspektif Tri Hita Karana. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis kualitatif. Pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci terkait yoga, hipertensi, dan perspektif holistik, terbatas pada publikasi tahun 2016-2026. Sebanyak 12 studi terpilih (terdiri dari RCT dan meta-analisis) dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi tema makna pengalaman pasien dan proses harmonisasi. Pembahasan: Temuan utama dari studi ini mengungkapkan efektivitas yoga dalam menurunkan tekanan darah melalui respons relaksasi otonom. Pendekatan holistik yang menggabungkan asana yoga, pranayama, dan meditasi menunjukkan efikasi yang lebih besar dibandingkan dengan pendekatan parsial. Pendekatan Tri Hita Karana menambah kedalaman pemahaman tentang efektivitas yoga tidak hanya pada tingkat fisiologis tetapi juga pada tingkat spiritual dan sosial. Simpulan: Penelitian ini memvalidasi fakta bahwa yoga memiliki potensi untuk menjadi intervensi holistik yang relevan dalam pengelolaan hipertensi di Indonesia, melalui perspektif Tri Hita Karana. Kata Kunci: hipertensi, yoga, tinjauan literatur, Tri Hita Karana, kesehatan holistik
Copyrights © 2026