Fondasi memiliki peranan penting dalam perencanaan konstruksi karena berfungsi menyalurkan beban dari struktur bangunan ke lapisan tanah yang lebih stabil di bawah permukaan. Dalam proses perancangannya, fondasi dibagai menjadi 2 bagian yaitu: fondasi dangkal dan fondasi dalam (tiang pancang/bor). Tiang pancang diklasifikasikan sebagai fondasi dalam dan digunakan saat lapisan tanah bagian atas tidak cukup kuat untuk menopang beban struktur atau bangunan, sehingga beban perlu dialihkan ke tanah yang lebih dalam dan stabil. Dalam dunia konstruksi juga dikenal sistem tiang kelompok, yaitu susunan beberapa tiang yang digabung dan disatukan menggunakan pile cap. Dalam penggunaan tiang kelompok, jumlah tiang dan bentuk pile cap dapat disesuaikan, yang biasa disebut dengan konfigurasi tiang. Penelitian ini akan difokuskan pada analis kelompok tiang pancang yang mencakup perhitungan daya dukung ujung, daya dukung selimut, serta deformasi tiang berdasarkan data tanah dan konfigurasi tiang yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan membandingkan penurunan konfigurasi tiang yang optimal sesuai dengan karakteristik tanah yang digunakan.
Copyrights © 2026