Keterlibatan kerja (work engagement) merupakan kondisi psikologis pekerja yang tercermin melalui aspek fisik, kognitif, dan emosional. Kondisi ini berhubungan dengan kinerja sehingga menumbuhkan rasa bangga terhadap pekerjaan serta kepentingan bagi diri dan organisasi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap keterlibatan kerja guru SMA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer berupa kuesioner yang disebarkan secara acak melalui WhatsApp dan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap keterlibatan kerja. Namun, secara parsial kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan kerja. Kontribusi kedua variabel tersebut sebesar 53,9% terhadap keterlibatan kerja. Selain itu, keterlibatan kerja guru tergolong tinggi, kepuasan kerja sedang, dan motivasi kerja tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya motivasi dalam meningkatkan keterlibatan kerja guru secara berkelanjutan. Implikasi praktis penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan kebijakan sekolah dalam meningkatkan kualitas kinerja guru melalui strategi motivasional yang tepat.
Copyrights © 2026