Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap etika komunikasi profesional guru di SMA Negeri 2 Jeneponto sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang diberikan kepada 23 siswa kelas X–XII. Instrumen penelitian mencakup empat dimensi, yaitu kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa secara umum berada pada kategori positif dengan rata-rata skor 3,37 dari skala 4,00. Dimensi empati dan etika memperoleh skor tertinggi (3,50), sedangkan penggunaan media memperoleh skor terendah (3,23). Temuan ini menunjukkan bahwa guru telah menerapkan etika komunikasi profesional dengan baik, namun literasi komunikasi digital masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penguatan pembelajaran komunikasi profesional sebagai bekal siswa memasuki dunia kerja.
Copyrights © 2026