Literasi keuangan sangat penting untuk kesejahteraan individu, namun tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah, terutama di kalangan generasi Z. Board game bisa menjadi media edukasi yang efektif, dan desain karakter adalah salah satu komponen utamanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui minat dan preferensi visual karakter serta sejauh mana desain karakter mendukung pemahaman dan keterlibatan pemain. Penelitian menggunakan metode mixed method, dimana metode kuantitatif melalui survei terhadap 36 responden generasi Z (umur 17 - 25) dan kualitatif melalui wawancara dengan pakar board game dan teori visual shorthand. Dengan objek karakter board game “Think Twice!” yang masih dalam tahap pengembangan dan memiliki empat karakter dengan latar belakang jurusan yang berbeda. Hasilnya, desain karakter dinilai positif oleh responden dengan skor rata-rata di atas 4.0 (skala 1 - 5). Desain karakter “Think Twice!” dinilai efektif dalam menerapkan prinsip visual shorthand yang menekankan penyampaian karakter dan konteks melalui bentuk visual sederhana dan mudah dikenali. Namun, penelitian ini masih terbatas pada jumlah responden yang semuanya mahasiswa dan belum menguji hubungan antara desain karakter dan mekanika permainan. Disarankan untuk melibatkan responden dari latar belakang yang lebih beragam agar hasilnya lebih representative kepada generasi Z lainnya.
Copyrights © 2026