Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, efisiensi operasi, dan likuiditas terhadap Return saham perusahaan IDX ESG Leaders periode 2021–2024, dengan pengungkapan ESG sebagai moderasi. Sebagian besar studi menempatkan ESG sebagai variabel independen, padahal perannya dalam memperkuat atau memperlemah hubungan faktor fundamental terhadap kinerja saham masih belum banyak dieksplorasi, terutama dalam konteks transisi energi Indonesia. Penelitian menggunakan regresi data panel Fixed Effect Model pada 18 perusahaan konsisten terdaftar. Hasil menunjukkan efisiensi operasi berpengaruh positif signifikan terhadap Return saham, sementara struktur modal, kebijakan dividen, dan likuiditas tidak signifikan. Pengungkapan ESG tidak berpengaruh langsung maupun sebagai moderasi. Temuan mengindikasikan investor lebih menekankan produktivitas aset dibanding aspek pendanaan dan keberlanjutan pada fase awal transisi energi. Implikasi mencakup pentingnya peningkatan efisiensi operasional, analisis fundamental menyeluruh, dan penguatan literasi ESG.
Copyrights © 2026