Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pencegahan stunting adalah tingkat pengetahuan ibu. Pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi kesehatan dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan pengetahuan ibu secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bantimurung pada bulan Januari 2026 dengan jumlah sampel 30 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang stunting yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis media digital, dengan median nilai pengetahuan meningkat dari 55 pada pretest menjadi 80 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis media digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan dapat digunakan sebagai salah satu strategi promosi kesehatan dalam upaya pencegahan stunting.
Copyrights © 2026