Pertumbuhan pesat perbankan syariah di Indonesia menuntut penerapan tata kelola yang baik untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh prinsip Good Corporate Governance (GCG), mekanisme GCG, dan struktur GCG terhadap akuntabilitas laporan keuangan pada Bank Umum Syariah. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa meskipun perbankan syariah telah menerapkan berbagai prinsip dan mekanisme GCG, tantangan dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan masih belum sepenuhnya teratasi, sebagaimana terlihat dari beberapa kasus kecurangan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden dari delapan Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 28, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Variabel yang diuji meliputi prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran), mekanisme GCG (struktur organisasi, audit, pelaporan), dan struktur GCG (dewan komisaris, komite audit) terhadap akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur GCG perbankan syariah, panduan praktis bagi manajemen dalam memperkuat tata kelola, serta mendorong harmonisasi kebijakan GCG dengan prinsip syariah untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Copyrights © 2026