Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner dalam perekonomian daerah, serta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti tingginya biaya produksi, lemahnya pengelolaan keuangan, dan rendahnya adopsi digitalisasi akuntansi yang berpotensi memengaruhi pendapatan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh optimasi pengelolaan biaya produksi, pengelolaan keuangan, dan digitalisasi akuntansi terhadap peningkatan pendapatan UMKM kuliner di Kota Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal melalui metode survei terhadap pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi pengelolaan biaya produksi, pengelolaan keuangan, dan digitalisasi akuntansi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha. Secara simultan, ketiga variabel juga terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pendapatan. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi biaya, praktik keuangan yang terencana, serta pemanfaatan sistem akuntansi digital merupakan faktor strategis dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan pendapatan UMKM kuliner di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026