Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah desa berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat telah memberikan manfaat nyata dalam sektor infrastruktur, pertanian, kesehatan, dan sosial, namun implementasinya belum optimal. Berdasarkan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn, program tergolong cukup efektif tetapi masih lemah pada aspek pemerataan dan kecukupan, sedangkan menurut Jim Ife, pemberdayaan masih berada pada tahap enabling dan belum mencapai empowering. Kendala utama meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kapasitas aparatur desa, kurangnya pendampingan program, serta persepsi masyarakat yang masih memandang program sebagai bantuan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas, partisipasi, dan orientasi keberlanjutan program.
Copyrights © 2026