Sintesis zeolit dari abu bagasse telah menarik perhatian yang signifikan dikarenakan memiliki kandungan silika yang tinggi, sehingga memungkinkan terbentuknya struktur aluminosilikat berpori dengan kapasitas pertukaran ion yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis zeolit dari abu bagasse serta mengkaji kemampuannya sebagai material penukar ion dalam menurunkan kesadahan air sumur. Proses sintesis dilakukan melalui tahap pembuatan natrium silikat, natrium aluminat, dan dilanjutkan dengan sintesis zeolit menggunakan metode hidrotermal. Karakterisasi material dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil XRF menunjukkan bahwa abu bagasse memiliki kandungan utama CaO sebesar 58,72% dan SiO₂ sebesar 23,94%. Analisis XRD mengindikasikan terbentuknya fase kristalin zeolit, meskipun masih terdapat fase minor pengotor. Hasil SEM menunjukkan morfologi partikel yang tidak beraturan dan berpori. Uji aplikasi menunjukkan bahwa zeolit mampu menurunkan konsentrasi Ca dari 609,25 mg/L menjadi 5,36 mg/L dan Mg dari 20,94 mg/L menjadi 3,64 mg/L. Hasil ini menunjukkan bahwa zeolit dari abu bagasse berpotensi sebagai material alternatif yang efektif dalam pengolahan air sadah.
Copyrights © 2026