Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) adalah lembaga pemerintah yang memiliki peran dalam pengelolaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang minyak dan gas bumi. Dalam pengolahannya, PPSDM Migas menghasilkan produk Pertasol CA, Pertasol CB, Pertasol CC, residu, dan solar. Penelitian ini berfokus pada analisis spesifikasi produksi Pertasol CA berdasarkan parameter density pada 15°C, distilasi dan warna menggunakan metode Fault Tree Analysis (FMA) dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Data diperoleh melalui data primer dengan melakukan wawancara pada pihak terkait dan data sekunder sebagai pendukung berupa hasil pengujian Pertasol CA selama bulan Februari 2025. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian pada parameter density pada 15°C sebanyak 11 kali kesalahan apabila dibandingkan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan analisis Fault Tree Analysis (FMA) didapatkan faktor yang mempengaruhi adalah faktor material dan manusia, sedangkan dari hasil penilaian dengan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) didapatkan nilai tertinggi yaitu 108. Selanjutnya rekomendasi perbaikan diberikan dengan memperbaiki pencahayaan dan suhu pada ruang laboratorium serta penyetaraan alat uji antara PPSDM dengan supplier.
Copyrights © 2026