Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak positif pada literasi digital, yaitu semakin berkembang. Adanya literasi digital menjadikan proses pembelajaran interaktif. Kompetensi TIK penting bagi siswa dalam mengembangkan media pembelajaran secara digital. Namun, SMA Mardisiswa menghadapi permasalahan rendahnya kompetensi TIK siswa, yang berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital. Solusi yang diusulkan adalah pelatihan berbasis learning by doing dengan menerapkan siklus Kolb’s experiential learning yang menekankan praktik langsung dalam pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan melalui tahapan pemberian materi, praktik pembuatan website menggunakan Google Sites, serta pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa kelas XII. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi dasar pengembangan web pembelajaran. Rata-rata nilai post-test sebesar 84 meningkat dari nilai pre-test sebesar 64, atau mengalami peningkatan 31,25%. Selain itu, siswa mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis web secara mandiri. Metode yang diterapkan terbukti dapat meningkatkan kompetensi TIK siswa dalam pengembangan web dasar.
Copyrights © 2026