Gangguan ketajaman penglihatan masih menjadi masalah krusial pada siswa SMPN 1 Kromengan, dengan hasil skrining menunjukkan 23% siswa kelas IX mengalami penurunan visus dan rendahnya perilaku pemeriksaan mata rutin. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode SMART (Sarana Multimedia Asik Rangsang Ingin Tahu) berbasis multimedia interaktif sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan mata. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 menggunakan desain pretest–posttest kelompok kontrol dan intervensi yang melibatkan 82 siswa. Edukasi dilakukan melalui media manekin anatomi mata, poster, komik, teka-teki silang, dan video senam mata selama 11 hari. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku (p < 0,05), dengan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 78,0% menjadi 97,6%. Metode SMART efektif dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
Copyrights © 2026