Nutrisi yang dikonsumsi berbahan pangan lokal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kesehatan. Tujuan dari PKM ini, mengedukasikan dan pelatihan pangan lokal menjadi makanan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) melalui program Dasces. Metode ceramah, diskusi kelompok dan demonstrasi digunakan pada kegiatan PKM dengan tahapan persiapan, edukasi partisipatif dan pelatihan. Tahapan persiapan diawali dengan memperkenalkan bahan dan alat yang telah disterilkan kepada peserta PKM sebagai bagian dari prinsip program Dasces, yaitu dapur sehat cegah stunting. Tahapan edukasi partisipatif, diberikan pemahaman dasar tentang stunting, pemanfaatan pangan lokal dalam mencegah stunting, program Dasces dan kandungan nutrisi dan pengelolaan pangan lokal pisang dan kelor menjadi makanan B2SA. Tahapan pelatihan, dilaksanakan secara berkelompok untuk menyelesaikan setiap jenis menu yang diberikan. Jenis makanan B2SA yang dihasilkan dari buah pisang di desa Benlutu adalah Broben (Brownies Benlutu), Puben (Puding Benlutu) dan Bense (Benlutu Sehat) berupa MPASI basah dan yang dikeringkan berupa bubuk, sedangkan di Desa Boentuka berupa berupa Pukebo (Puding kelor boentuka), Sumori (Sup moringa) dan Bukel (Bubuk kelor). Selama pelatihan berlangsung, diterapkan prinsip-prinsip program Dasces, dengan penekanan pada pentingnya menjaga kebersihan dalam pengelolaan makanan
Copyrights © 2026