Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, khususnya banjir yang sering terjadi di wilayah perkotaan. Anak-anak sebagai kelompok rentan memerlukan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana sejak dini agar mampu merespons situasi darurat secara tepat. SDN 163 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah rawan banjir akibat curah hujan tinggi dan sistem drainase yang kurang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa terkait mitigasi bencana banjir melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi, serta simulasi evakuasi dengan desain pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dari rata-rata skor 65 menjadi 90 atau meningkat sebesar 38%. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melakukan evakuasi dan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi mitigasi bencana sejak dini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program secara berkelanjutan melalui integrasi dalam kurikulum dan dukungan sekolah agar tercipta budaya sadar bencana.
Copyrights © 2026