Wayang merupakan salah satu kesenian tradisional yang mengandung nilai-nilai moral, etika, dan budaya yang diwariskan lintas generasi. Namun, perkembangan era digital dan perubahan pola konsumsi media memengaruhi cara generasi muda mengapresiasi kesenian tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, khususnya Generasi Z, terhadap kesenian wayang di Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan survei daring melalui pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap nilai-nilai budaya dalam wayang, namun keterlibatan mereka dalam pertunjukan langsung sangat rendah. Mayoritas responden menilai wayang masih relevan di era digital dengan syarat melakukan inovasi penyajian melalui media sosial dan pengemasan modern. Faktor pembentuk persepsi meliputi minat pribadi, pengalaman budaya, paparan media, dan lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi budaya yang inovatif agar wayang tetap relevan bagi generasi muda.
Copyrights © 2026