Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan rokok PT. Gudang Garam Tbk, PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT. Indonesian Tobacco Tbk, PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, dan PT. Wismilak Inti Makmur Tbk yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2018-2022. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dan PT. Wismilak Inti Makmur Tbk memiliki likuiditas tinggi, sementara PT. Gudang Garam Tbk memiliki current ratio tinggi namun quick ratio rendah. Berdasarkan analisis solvabilitas PT. Gudang Garam Tbk dan PT. Wismilak Inti Makmur Tbk memiliki kinerja baik, sedangkan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT. Bontoel Internasional Investama Tbk, dan PT. Indonesian Tobacco Tbk cenderung memiliki debt ratio tinggi. PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk telah efisiensi dalam penggunaan aset dan perputaran persediaan cepat berbeda dengan PT. Bontoel Internasional Investama Tbk menonjolkan perputaran persediaan yang cepat tetapi belum efisien dalam penggunaan aset. Sementara PT. Gudang Garam Tbk, PT. Indonesian Tobacco Tbk, PT. Wismilak Inti Makmur menunjukkan kinerja aktivitas yang kurang baik
Copyrights © 2024