Penelitian ini menganalisis pengaruh pelatihan pegawai, pengembangan karir, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, serta peran karakteristik pekerjaan dalam memoderasi hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang diisi oleh 110 responden diterapkan, dan data dianalisis dengan teknik Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pegawai dan pengembangan karir memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan meskipun berada pada kategori tinggi secara deskriptif. Karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara pelatihan pegawai dan kinerja pegawai. Sebaliknya, karakteristik pekerjaan memoderasi hubungan antara pengembangan karir dan kinerja pegawai, dimana pekerjaan dengan peluang penggunaan keterampilan, tanggung jawab yang jelas, dampak signifikan, dan kebebasan pengambilan keputusan memperkuat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja
Copyrights © 2024