Pemanfaatan energi surya pada lingkungan kampus memerlukan analisis spasial yang mampu mengidentifikasi lokasi pemasangan panel surya secara lebih terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemasangan panel surya di lingkungan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) menggunakan pendekatan Geographic Information System (GIS) dan image processing. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data radiasi matahari, pengolahan citra drone, analisis spasial area kampus, identifikasi area potensial, serta estimasi potensi energi listrik berdasarkan luas area efektif, intensitas radiasi, efisiensi panel, dan performance ratio sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan GIS dan image processing mampu mengidentifikasi area potensial pemasangan panel surya secara lebih sistematis dan informatif. Total area potensial yang diperoleh sebesar 2.712,06 m², yang terdiri atas area atap bangunan dan area parkiran. Berdasarkan hasil klasifikasi, lokasi potensial dibagi menjadi dua kategori, yaitu daerah hijau yang lebih mudah diakses dan lebih sederhana untuk instalasi, serta daerah kuning yang memiliki luasan lebih besar tetapi memerlukan penyesuaian teknis lebih lanjut. Dengan menggunakan rata-rata radiasi matahari sebesar 495,22 W/m², efisiensi panel 20%, dan performance ratio 0,80, diperoleh estimasi total potensi energi listrik sebesar 214,89 per hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi GIS dan image processing tidak hanya berfungsi untuk visualisasi spasial, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai dasar sistem pendukung keputusan dalam perencanaan energi surya pada skala kampus. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan awal dalam pengembangan energi terbarukan di lingkungan UNSRAT serta mendukung penerapan konsep green campus yang lebih berbasis data.
Copyrights © 2026