Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kebijakan rekrutmen Guru ASN PPPK dan kebijakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan dirancang dan dilaksanakan untuk mengatasi ketidakseimbangan supply–demand guru serta persoalan kualitas rekrutmen guru di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen terhadap laporan resmi pemerintah, artikel ilmiah, berita, dan dokumen kebijakan, yang dianalisis menggunakan kerangka Policy Cycle Framework meliputi agenda setting, policy formulation, decision making, policy implementation, dan policy evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kebijakan telah melalui tahapan siklus kebijakan secara formal, namun efektivitasnya masih terbatas terutama pada tahap evaluasi dan implementasi, ditandai dengan masih tingginya kekurangan guru, belum optimalnya penyerapan lulusan PPG Prajabatan, serta munculnya persoalan administratif dalam seleksi PPPK. Temuan ini mengindikasikan bahwa desain kebijakan belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan riil lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan mekanisme evaluasi kebijakan dan integrasi perencanaan kebutuhan guru berbasis data menjadi kunci perbaikan kebijakan rekrutmen guru di masa mendatang.
Copyrights © 2026