Bencana hidrometeorologi sering kali mengganggu ketahanan pangan, terutama pada populasi rentan seperti bayi dan anak-anak. Di Aceh Tamiang, sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak bencana tersebut, pemenuhan asupan gizi yang memadai bagi anak-anak menjadi tantangan yang krusial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan praktik pemberian makan bayi dan anak yang tepat sesuai dengan standar Infant and Young Child Feeding (IYCF) dalam situasi darurat. Metode yang digunakan meliputi penggalangan dana untuk pengadaan bahan pangan bergizi, persiapan makanan berdasarkan standar IYCF, edukasi gizi kepada pengasuh, serta distribusi makanan kepada keluarga terdampak. Penerima manfaat terdiri dari anak usia 6–8 bulan (7 anak), 9–11 bulan (7 anak), dan 12–23 bulan (46 anak). Program ini memastikan penyediaan gizi esensial secara segera sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat melalui peningkatan ketahanan pangan pada periode kritis. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi tanggap bencana yang terintegrasi yang mencakup dukungan gizi yang terarah bagi populasi rentan.
Copyrights © 2026