Penelitian ini mengkaji perkembangan historiografi penulisan hadis di wilayah Syam melaluistudi komparatif terhadap dua karya penting dalam disiplin rijal al-hadis, yaitu Tahdhīb al-Kamāl fī Asmā’ ar-Rijāl karya Jamaluddin Al-Mizzi dan Siyar A‘lām an-Nubalā’ karya Syamsuddin Adh-Dhahabī. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metodologipenyusunan biografi para perawi hadis yang digunakan kedua ulama tersebut, sertamengidentifikasi persamaan dan perbedaan mendasar di antara keduanya. Hasil analisismenunjukkan bahwa Al-Mizzi menerapkan model penyusunan alfabetis yang bersifatensiklopedis dan terfokus pada perawi al-Kutub al-Tis‘ah, dengan perhatian besar terhadapinformasi sanad seperti daftar guru, murid dan penilaian ulama. Sementara itu, Adh-Dhahabīmenyusun biografi berdasarkan pembagian tingkatan (ṭabaqāt) secara kronologis, tidak hanyamenyoroti aspek periwayatan hadis tetapi juga perjalanan intelektual, kontribusi keilmuan, sertakritik ilmiah terhadap tokoh. Meskipun berbeda orientasi, kedua karya tersebut memilikikontribusi signifikan dalam menguatkan fondasi ilmu Rijāl al-Hadis, dan hingga kini menjadirujukan utama dalam penelitian hadis
Copyrights © 2026