Kegiatan bongkar muat di pelabuhan memerlukan peralatan yang andal, khususnya pada sistem Rubber Tyred Gantry (RTG) crane. Salah satu komponen utama RTG crane adalah motor hoist yang berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan beban, sehingga memerlukan penerapan preventive maintenance untuk menjaga keandalan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan preventive maintenance pada motor hoist RTG 09 di P.T. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berdasarkan parameter kelistrikan dan kondisi operasional. Metode penelitian meliputi observasi langsung, pengukuran parameter kelistrikan, serta evaluasi sistem kontrol dan kegiatan perawatan. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan, arus, suhu, resistansi isolasi, dan performa Variable Frequency Drive (VFD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan suplai berada pada kisaran 392–401 V (dalam toleransi ±5% berdasarkan IEC 60038) dengan ketidakseimbangan tegangan sebesar 1,13% (<2%). Suhu motor sebesar 75°C masih berada di bawah batas isolasi Class F, sedangkan arus sebesar 268 A dari maksimum 280 A menunjukkan beban sekitar 95,7%. Namun, ditemukan penurunan resistansi isolasi pada fasa V sebesar 0,1 MΩ yang berada di bawah standar minimum ≥10 MΩ (IEEE 43), yang mengindikasikan degradasi isolasi dan potensi kegagalan sistem.
Copyrights © 2025