Transformasi digital yang masif di bidang pendidikan belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital yang memadai di tingkat masyarakat akar rumput. Di Desa Cisalada, rendahnya pemahaman mengenai pemanfaatan gawai memicu penggunaan teknologi yang sebatas untuk hiburan, sehingga berdampak pada penurunan konsentrasi belajar dan berisiko menimbulkan masalah sosial seperti tawuran antar-remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) secara positif guna mendukung peningkatan prestasi akademik siswa di MAN 4 Desa Cisalada. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode pendekatan edukasi interaktif kualitatif yang terbagi ke dalam tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan (ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi), serta evaluasi observasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis siswa terhadap ancaman adiksi teknologi. Melalui dekonstruksi kebiasaan lama, siswa berhasil diperkenalkan pada praktik baik pemanfaatan platform edukasi daring dan sarana kolaborasi virtual untuk menunjang kemandirian belajar. Kegiatan ini ditutup dengan kesepakatan bersama antara siswa dan pihak sekolah untuk mereduksi distraksi digital. Kesimpulannya, intervensi edukasi ini dinilai berhasil mengubah paradigma siswa terkait penggunaan gawai dari instrumen hiburan murni menjadi alat produktivitas akademik, dengan didukung oleh peran guru sebagai fasilitator dalam pengawasan literasi digital secara berkelanjutan
Copyrights © 2025