Kemajuan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Salah satu tantangan di sekolah adalah pencatatan pelanggaran siswa yang masih manual, berisiko menimbulkan kesalahan dan keterlambatan informasi kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi pencatatan pelanggaran siswa berbasis website dengan implementasi algoritma K-means untuk mengelompokkan data pelanggaran. Pengembangan menggunakan metode Waterfall, mencakup analisis kebutuhan hingga evaluasi sistem. Aplikasi menyediakan fitur manajemen data siswa, guru, orang tua, jenis pelanggaran, poin pelanggaran, hasil analisis, serta tata tertib, sesuai hak akses pengguna. Hasil uji black box menunjukkan seluruh fitur berfungsi baik. Algoritma K-means berhasil mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat pelanggaran, dengan hasil divisualisasikan dalam bentuk klaster. Evaluasi kualitas klaster menggunakan Davies Bouldin Index (0,045) dan Silhouette Coefficient (0,881) menunjukkan hasil sangat baik. Perbandingan manual pada tiga sampel data menunjukkan akurasi 100% antara hasil program dan perhitungan manual. Aplikasi ini membantu sekolah dan orang tua memahami pola perilaku siswa, meningkatkan transparansi, mengurangi kesalahan input, dan mempercepat penyampaian informasi.
Copyrights © 2026