Abstrak. Conveyor merupakan peralatan kritis dalam operasional pabrik semen yang keandalannya berpengaruh langsung terhadap kontinuitas proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metodologi penilaian kesehatan conveyor berbasis data commissioning menggunakan pendekatan Equipment Health Index (EHI). Metode penelitian meliputi pemilihan parameter operasional utama, penetapan batasan berdasarkan data commissioning, perhitungan deviasi kondisi aktual, serta pembobotan parameter sesuai tingkat kepentingannya. Nilai EHI dihitung melalui proses normalisasi dan agregasi parameter, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori kesehatan. Metode ini diterapkan pada tiga unit conveyor di pabrik semen. Hasil menunjukkan bahwa Conveyor A memiliki nilai EHI sebesar 0,887 dan dikategorikan sehat, yang mengindikasikan kondisi operasi sangat mendekati nilai desain tanpa anomali signifikan. Conveyor B memperoleh nilai EHI 0,091 dan berada pada kategori kritis, yang mencerminkan penyimpangan ekstrem pada parameter utama serta risiko kegagalan dini. Sementara itu, Conveyor C memiliki nilai EHI 0,605 dan diklasifikasikan cukup, dengan deviasi moderat namun masih dalam kondisi stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa EHI mampu membedakan tingkat kesehatan conveyor secara kuantitatif dan objektif. Metodologi yang diusulkan efektif sebagai dasar pengambilan keputusan pemeliharaan berbasis kondisi untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional conveyor di pabrik semen. Metode ini juga dapat diterapkan pada berbagai peralatan di industri
Copyrights © 2026