Alat uji tarik merupakan perangkat penting dalam pengujian sifat mekanik material, khususnya untuk menentukan kekuatan tarik maksimum (Ultimate Tensile Strength). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kapasitas dongkrak yang sesuai digunakan pada alat uji tarik sederhana berbasis sistem manual. Material spesimen yang diuji adalah baja karbon menengah dengan kekuatan tarik rata-rata sebesar 600 MPa. Analisis dilakukan menggunakan metode perhitungan gaya maksimum berdasarkan luas penampang spesimen serta penerapan faktor keamanan. Model alat dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2019 dengan konfigurasi rangka baja profil U dan dua batang penopang utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk spesimen baja karbon menengah berdiameter 10 mm dibutuhkan gaya sebesar 58.905 N atau setara dengan 6 ton. Dengan demikian, dongkrak hidrolik dengan kapasitas minimum 10 ton direkomendasikan agar aman digunakan dalam pengujian. Rancangan alat uji tarik sederhana ini diharapkan dapat menjadi alternatif peralatan laboratorium yang efisien dan ekonomis untuk keperluan praktikum mahasiswa Teknik Mesin
Copyrights © 2026