Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi menggunakan pendekatan Service per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR). Data dikumpulkan dari 40 responden petani dengan total 130 ekor sapi yang menjalani inseminasi buatan. Hasil menunjukkan bahwa 174 ekor sapi dipastikan bunting, dengan nilai S/C sebesar 1,34 dan CR sebesar 61,53%. Nilai S/C di bawah 2 menunjukkan bahwa implementasi IB relatif efisien, sedangkan nilai CR mendekati 70% mencerminkan tingkat keberhasilan kehamilan yang cukup tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi IB telah dilakukan dengan manajemen yang relatif baik, khususnya dalam hal deteksi estrus, keterampilan inseminator, dan kondisi kesehatan reproduksi sapi. Meskipun demikian, peningkatan lebih lanjut dalam pendidikan petani terkait manajemen reproduksi dan penanganan pasca-IB masih diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja reproduksi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan praktis tentang efektivitas program IB dan dapat berfungsi sebagai referensi untuk perencanaan kebijakan yang bertujuan meningkatkan produktivitas ternak di tingkat pertanian skala kecil.
Copyrights © 2026