Sustainability report yang diungkapkan oleh perusahaan memuat informasi terkait pelaksanaan aktivitas ekonomi, lingkungan, serta sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini difokuskan pada analisis hubungan antara corporate governance dan sustainability reporting. Perusahaan indeks LQ45 pada periode 2020-2024 dengan 28 sampel perusahaan yang kemudian diuji menggunakan aplikasi statistik Eviews. Penelitian ini berhasil mencapai kesimpulan penelitian bahwa Institutional Ownership tidak berpengaruh, selanjutnya Board of Directors bersama Audit Committee berperan dalam memengaruhi praktik pelaporan keberlanjutan perusahaan. Firm size memiliki peran untuk memoderasi Institutional Ownership dan Audit Committee dengan Sustainability Reporting, sementara ukuran perusahaan tidak menunjukkan peran moderasi atas Board of Directors pada pelaporan berkelanjutan. Riset ini menunjukan efek bagi regulator untuk mengulas secara komprehensif sustainability reporting saat dijalankan melalui entitas bisnis di Indonesia lebih bertanggung jawab terhadap masyarakat, lingkungan dan sosial.
Copyrights © 2026