Penanaman Modal Asing (PMA) dari Korea Selatan memainkan peran penting dalam industrialisasi Indonesia, terutama di sektor manufaktur sepatu olahraga, melalui relokasi pabrik seperti PT Sejin Fashion Indonesia. Kajian ini bertujuan menganalisis dinamika produksi B-Grade (hasil produksi layak ekspor) dan Out B-Grade (hasil produksi tidak layak ekspor yang didaur ulang) sebagai studi kasus relokasi investasi dari Dalian, Tiongkok, ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk mengidentifikasi dampak terhadap efisiensi produksi dan kontribusi ekonomi lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus longitudinal, melibatkan pengumpulan data produksi bulanan dari Agustus 2023 hingga September 2025 melalui observasi dokumentasi, diikuti analisis statistik deskriptif seperti penghitungan rata-rata (mean) sebesar 1.374 unit per bulan untuk B-Grade dengan simpangan baku 484 unit, serta visualisasi tren melalui line chart. Hasil menunjukkan total produksi B-Grade mencapai 35.715 unit dengan Out B-Grade 503 unit, menghasilkan final stock 35.212 unit, yang mencerminkan peningkatan efisiensi melalui transfer teknologi dan adaptasi operasional, meskipun dengan fluktuasi moderat dan tantangan awal seperti Out B-Grad pada Agustus 2025. Implikasi kajian ini meliputi penguatan kerangka pemahaman foreign direct investment (FDI) dalam ekonomi pembangunan, serta rekomendasi praktis bagi BKPM dan perusahaan PMA untuk meningkatkan pelatihan tenaga kerja dan keberlanjutan energi, guna mendukung industrialisasi berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026