Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi salinitas terhadap respon osmoregulasi eritrosit ikan Nilem (Osteochilus vittatus). Perubahan salinitas dapat memengaruhi keseimbangan osmotik ikan, sehingga berdampak pada kestabilan fisiologis dan sistem peredaran darah. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan tiga perlakuan salinitas, yaitu 0, 15, dan 25 ppt, serta tiga waktu pengamatan (0, 30, dan 60 menit). Parameter yang diamati meliputi jumlah eritrosit sebagai indikator kemampuan adaptasi ikan terhadap tekanan osmotik lingkungan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah eritrosit tertinggi diperoleh pada salinitas 15 ppt dengan waktu pemaparan 60 menit, yaitu sebesar 4,40 × 10⁶ sel/mm³, yang menandakan kondisi salinitas moderat sebagai tingkat optimal bagi kestabilan fisiologis ikan Nilem. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa faktor salinitas tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah eritrosit (P-Value 0,444), sedangkan faktor waktu menunjukkan pengaruh signifikan (P-Value 0,005). Tidak terdapat interaksi signifikan antara salinitas dan waktu (P-Value 0,657), yang berarti kedua faktor bekerja secara independen. Secara keseluruhan, ikan Nilem mampu beradaptasi terhadap perubahan salinitas dalam rentang penelitian tanpa mengalami gangguan fisiologis yang berarti. Temuan ini memberikan informasi penting mengenai kemampuan osmoregulasi ikan air tawar terhadap perubahan salinitas dan dapat menjadi dasar dalam pengembangan teknik budidaya yang adaptif terhadap kondisi lingkungan perairan.
Copyrights © 2026